Bismillaahirrahmaanirrahiim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
===========================
Prolog:
Kegombalan di Kalangan Aktivis Dakwah..? Nih dia yang ditunggu-tunggu. Hehehe…
Sekali lagi saya hadirkan sebuah tulisan yg mungkin akan terjadi PRO dan KONTRA lagi di kalangan pembaca nantinya. Silahkan yg mau setuju atau tidak setuju, seperti yang sudah-sudah, saya siap menerima segala koment anda. Saran yg membangun, kritik yang tajam, ataupun mencemooh..silahkan, semua akan saya feedback disini.
Saya menyadari satu hal, sudah resiko menjadi seorang Penulis bahwa tulisannya akan menjadi PRO dan KONTRA itu wajar. Jadi saya tidak akan berlebihan menyikapinya. Yang saya sampaikan ini adalah kebenaran yg benar2 terjadi didunia nyata, bukan semata-mata hasil imajinasi, karena saya memang terjun langsung ke lapangan.
Jadi bagi siapa saja saudara dan saudariku yg merasa tidak berkenan atau tersinggung dgn tulisan ini, terutama para aktivis dakwah baik di kalangan Sekolah maupun di kampus atau Organisasi, silahkan berkomentar apapun. Saya akan menerima dengan lapang dada. Inilah kebenaran. Dan sebuah kebenaran meskipun pahit harus kita telan dan kita terima dengan iklas. Bukan begitu sahabat..??
---------------------------------------------------------------
Hal yang sangat menarik salah satunya adalah menyimak romantika di dunia aktivis dakwah. Di antara sebegitu banyak yang memiliki komitmen perjuangan, ada juga beberapa yang suatu saat kadang tergelincir pada jebakan interaksi ikhwan-akhwat. Karena memiliki amanah yang sama, sesama pengurus harian lembaga, atau berada dalam satu bidang, bisa juga dalam satu kepanitiaan, membuat interaksi kerja menjadi lebih intens. Intensitas hubungan kerja itu suatu saat dapat menumbuhkan benih-benih simpati atau bahkan cinta di antara ikhwan dan akhwat. Hal ini bisa jadi fenomena yang wajar, karena cinta kepada lawan jenis itu fitrah manusia, katanya.
Tapi meski fitrah, tetap saja ada resikonya, terutama pada keikhlasan beramal, sehingga bila ada bibit riya’ dan ujub bisa menghanguskan pahala yang seharusnya didapat. Namun jika ternyata tidak dapat mencegah adanya perasaan seperti itu, ya harus berusaha menjaga keikhlasan, dan tetap simpati (simpan dalam hati). Apabila perasaan itu telah mewujud pada realisasi amal, baik lisan maupun perbuatan, maka tak ayal akan terjadi juga “gombalisasi” di sini. Sering seseorang ingin mengekspresikan atau menyampaikan perasaannya yang sedang membuncah karena cinta. Bagi aktivis dakwah, hal seperti ini mustinya disimpan rapat-rapat dalam lubuk hatinya, jangan sampai si "dia” memergoki adanya perasaan itu, Gengsi dong.
Namun suatu saat pertahanan itu bisa jebol manakala perasaan itu makin menjadi-jadi sedang keimanan dalam kondisi menurun. Maka lahirlah sebentuk perhatian pada si "dia”, baik berupa nasehat, tausiyah, pujian, menanyakan sesuatu (baik tanya beneran atau pun pura-pura bertanya hayoo…) atau sekadar menanyakan kabar. Entah itu lewat SMS, telpon, saat chatting, via e-mail … bisa juga dalam rapat koordinasi. Dari pengamatan, yang paling banyak terjadi adalah adanya gombalisme via SMS, kita sebut saja sebagai SMS gombal. Parahnya lagi penulisan kaidah huruf2nya pun tidak mengindahkan bahasa arab yan benar.
Kita simak contoh SMS-SMS ini..:
1. "Aslm. Apa kbr? Ukhti, ana sungguh kagum dgn semangat anti. Amanah anti di mana-mana namun semuanya bisa tetap tawazun. Anti benar-benar mujahidah tangguh. Tetep semangat ya Ukhti!
2. "Salut sama Ukhti! Anti sungguh militan. Hujan deras seperti itu datang rapat dgn jalan kaki. Jaga kesehatan ya. Ana nggak rela klo Anti sampai jatuh sakit…”
3. Akhwat: "Aww. Apa kabar? Akhi, sedang ngapain nih? Sudah makan belum? Jangan sampai lupa makan ya..”
Ikhwan: "Www. Alhamdulillaah, menjadi jauh lebih baik setelah Anti SMS ^_^. Ana sedang memikirkan seorang bidadari dunia yang begitu anggun mempesona. Hmm… ane belum makan, tapi dah gak terasa lapar klo ingat sama Anti…” Gubrak..!!
Kalau sms-sms tadi dikirim oleh sesama akhwat atau sesama ikhwan mungkin tidak jadi masalah, justru kedekatan ukhuwah yang akan terjalin. Tapi jika sms gombalisasi tadi dikirim dari ikhwan ke akhwat atau dari akhwat ke ikhwan..? Siapa yg bisa menjamin sms tadi benar2 ungkapan yg tulus, tanpa dilandasi secuil pun virus merah jambu..??
Ada yang lebih parah nih … kayak gini:
"Aww. Wah .. Anti makin terlihat anggun dengan jilbab biru tadi…”
"Assalaamu ‘alaikum. Apa kbr? Lama nggak kontak ya. Ane kangen ma suara Anti…”
" … Ane janji akan menikahi Anti setelah lulus nanti ….”
Tobaaatt..tobattt..., Aneh-aneh aja isi SMS-nya. !
Mungkin lebih banyak lagi SMS-SMS aneh lainnya yang belum terdeteksi. Hmm.. bagaimana reaksi si penerima? Ya bervariasi, ada yang cuek saja, ada yang merasa risih, ada yang membalas biasa, ada yang bertanya-tanya bin penasaran, ada juga yang suka dan berbunga-bunga, ada yang kemudian menaruh harapan.
Kita simak penggalan berikut…:
"Pada dini hari sekitar pukul dua pagi, suara berisik nada SMS membangunkan seorang akhwat dari perjalanan tidurnya. SMS dari siapa nih malam-malam gini, pikirnya. Serta merta dia buka SMS-nya, hah… dari seorang ikhwan, bunyinya: ”Wahai Ukhty, segera terjagalah dari mimpi indahmu, bangunlah dari peraduanmu, basuhlah wajah dan anggota tubuhmu agar bersinar di hari kemudian, bersujud dan bersimpuhlah kepada Allah, agungkanlah Asma-Nya. Niscaya Allah akan meridhoi langkah kita dan mengabulkan cita dan harapan kita.”
Sang akhwat tertegun, ngapain malam-malam begini si ikhwan itu ngirim SMS, kurang kerjaan aja. Dasar, sok perhatian! Meski bibirnya ngomel begitu,namun tanpa sadar jari-jari lentik akhwat itu mengetik balasan: "Jazakallah khairan, Akh. Jangan kapok tuk sering ngingetin ane ya…” .
Nah lo..,setali tiga uang deh !! Kalau setan sudah mencengkeramkan kuku-kukunya, maka tanpa sadar kita sudah masuk perangkapnya.
Coba dirasa-rasakan, apa SMS-SMS semacam itu tidak beresiko? Bagus sih sepertinya, membangunkan untuk sholat tahajud … tapi efek sampingnya bisa menimbulkan penyakit-penyakit hati. Bikin merajalelanya VMJ (Virus Merah Jambu). Waa.. kalau virus yang satu ini menyebar, bisa repot. Sulit nyari vaksin atau anti virusnya.
Bagi anda kaum akhwat..jika memang berniat mengirimkan sms-sms cinta untuk membangunkan saudaramu buat tahajud, untuk tilawah, dll..maka tengoklah daftar phonebook di hapemu. Bukankan masih banyak berjejer disana nama-nama saudari2mu muslimah yg perlu bimbingan dakwahmu..?
Pun bagi anda kaum ikhwan..jika memang berniat mengirimkan sms-sms cinta untuk membangunkan saudaramu buat tahajud, untuk tilawah, dll..maka tengoklah daftar phonebook di hapemu. Bukankan masih banyak berjejer disana nama-nama saudara2mu semuslim yg perlu bimbingan dakwahmu..?
Makanya… ingat, penyebab awal perlu dicegah, yakni adanya gombalisasi. Kalau si gombal dah nyebar, maka sedikit banyak korban bisa berjatuhan. Baik ‘lecet-lecet’ ringan maupun ‘luka’ berat. Bahkan nanti gak hanya berdampak pada hati, tapi juga fisik. Lha bayangin aja … kalau jadi gak enak makan, gak nyaman tidur karena tiap mau makan .. ingat dia, mau tidur … ingat dia, mau ngapain aja ingat dia, apa gak lama-kalamaan bisa kurus tuh? Trus …siapa korbannya? Siapa lagi kalau bukan kaum wanita/akhawat.
Mestinya paham dong gimana fitrah perasaan mereka. Mereka seneng dan suka bila diberi perhatian … bisa berbunga-bunga hatinya. Dan tipe cinta mereka (kebanyakan) adalah jatuh cinta sekali yang dibawa sampai mati, kayak Nurul dalam novel AAC itu..Trus mereka juga mudah berharap. Nah tuh … coba pikir kalau sampai mereka jatuh cinta, kemudian sampai berharap. Jika kemudian cinta dan harap itu tidak kesampaian, apa nggak sakiiiit banget nanti? Apa tega, mendzolimi mereka seperti itu?
So, khususnya bagi para ikhwan, jaga diri, jaga hati, jaga gengsi. Jangan asal kirim SMS, lebih-lebih SMS gombal bin murahan. Juga .. jangan asal balas SMS, apalagi dengan SMS gombal.
Ini nih contoh balasan yang ngegombal :
Akhwat : "Ane pengin rihlah, ke syurga …”
Ikhwan : "Ukhty, ke mana pun Anti mau pergi, saya akan bersedia menemani, meski taruhannya jiwa ini …” (He..he..he.. peace Ukhti) Nah!! Dasar gombal! Jaga gengsi dong. Ini nih….
Dan barisan kata berikut mungkin bisa menggambarkan ikhwan yang "nggak" mau nggombal.
"Karena Aku Mencintaimu Wahai Ukhty… Karena aku mencintaimu, maka aku ingin menjagamu. Karena aku mencintaimu, aku tak ingin terlalu dekat denganmu. Karena aku mencintaimu, aku tak ingin menyakitimu. Karena cintaku padamu, Tak akan kubiarkan cermin hatimu menjadi buram. Tak akan kubiarkan telaga jiwamu menjadi keruh. Tak akan kubiarkan perisai qolbumu menjadi retak, bahkan pecah..
Wahai Ukhty… Karena cinta ini, Ku tak ingin mengusik ketentraman batinmu. Ku tak ingin mempesonamu, Ku tak ingin membuatmu simpati dan kagum, Atau pun menaruh harap padaku. Maka biarlah… Aku bersikap tegas padamu, Biarlah aku seolah acuh tak memperhatikanmu, Biarkan aku bersikap dingin, Tidak mengapa kau tidak menyukai aku, Bahkan membenciku sekali pun, tidak masalah bagiku…. Semua itu karena aku mencintaimu, Demi keselamatanmu, Demi kemuliaanmu...."
Bagaimana model sms diatas..? lebih santun kan...??
So, sekali lagi bagi para ikhwan, jangan jualan gombal, jangan obral janji. Gak usah deh sok perhatian, terlebih lagi bilang suka atau cinta. Bisa fatal akibatnya! Mau jadi orang dholim?? Tegaskan semenjak sekarang, hal seperti itu tabu kalau belum nikah. Kalau dah nikah sih … puas-puasin aja bilang cinta seratus kali sehari ama istrinya. Sampai dhower deh, terserah! ^_^
Kalau antum benar2 ingin menjadi ikhwan sejati yg berjuang dijalan dakwah, coba tanya hati kecil antum sebelum mengirim sms ke akhwat: Benarkah sms-sms yg akan anda kirim tsb benar2 murni atas dasar ukhuwah islamiyah tanpa terselip perasaan berwarna merah jambu...???! Renungkan !
Bagi para akhwat, hati-hati binti waspada Ukh … jangan mudah digombali. Jangan percaya dengan kata-kata suka, cinta atau janji-janji. Jangan mudah menambatkan hati, jangan mudah berharap. Stay cool, calm, confident. Perisai izzahmu harus tetap kokoh. Anti tidak suka terombang-ambing kan? Anti lebih suka pada kepastian kan?
Kalau ukhti benar2 ingin menjadi akhwat sejati yg berjuang dijalan dakwah, coba tanya hati kecil anti sebelum membalas sms dari si ikhwan: Benarkah sms-sms yg akan anda kirim tsb benar2 murni atas dasar ukhuwah islamiyah tanpa terselip perasaan berwarna merah jambu...???! Renungkan !
Makanya jangan sampai semua itu terjadi sebelum ada hal yang konkrit, sebelum ada kepastian. Hal konkrit itu adalah, si ikhwan mengkhitbah Anti dengan datang ke orang tua Anti. Itu … baru deh, oke.
Dan yang terpenting yang harus sama-sama kita ingat, bahwa jodoh kita adalah implementasi dari diri kita sendiri. karna wanita yang baek hanya untuk laki-laki yang baek. jadi kesimpulannya klo mau dapat jodoh yang baek, maka kita harus baek terlebih dulu,. dan klo mau dapat jodoh yang msih ting2 (g' pernah pacaran), ya kita jangan pacaran juga, mpe dapet istri. gtu.....(klo g' percaya liat aja di Al_Qur'an).
Waspadalah …waspadalah … SO SEMUANYA …. WASPADAI ARUS GOMBALISASI SMS.....!!!
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Epilog:
Sekali lagi saya tegaskan, tulisan ini sama sekali TIDAK bertujuan untuk membuka cela atau aib dikalangan para aktivis dakwah atau mereka yang menyandang gelar ikhwan dan akhwat. Sekali lagi BUKAN ! Tulisan ini hanyalah sekedar cermin bagi kita semua, bahwa para aktivis dakwah itu juga manusia, yang bisa jatuh cinta seperti kita, BUKAN manusia suci yang bersih dari dosa dan cela. Mereka juga manusia biasa yg mempunyai rasa, cinta, dan perasaan untuk mencintai dan dicintai, sama seperti kalangan biasa. Jadi bukan hal yg perlu dibesar-besarkan, karena fitrah manusia adalah diberikannya rasa cinta itu dari Allah untuk dinikmati kepada makhluknya.
Jika ada ikhwan atau akhwat yang merasa tersinggung dengan tulisan ini, dari saya pribadi..dari lubuk hati yang paling dalam saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Segala kebenaran dari tulisan ini datangnya dari Allah, sedangkan segala kesalahan datangnya dari diri yg fakir ini. Karena itu mohon dimaafkan. Ambillah ilmunya yg engkau rasa bermanfaat, dan buanglah yg tidak bermanfaat.
Salam ukhuwah islamiyah dan teruskan perjuangan dijalan dakwah. ^.^
Barakallahufikum..semoga bermanfaat
Wassalam
Tri Yuli
Rabu, 30 November 2011
Minggu, 21 Agustus 2011
narsis bareng pas ngerjain film
jadi inget pas narsis bareng lagi ujanujan nunggu buat ngambil gambar film... dan numpang d rumah orang :))
Rabu, 08 Juni 2011
Kucing
Kucing, Felis silvestris catus, adalah sejenis karnivora. Kata "kucing" biasanya merujuk kepada "kucing" yang telah dijinakkan, tetapi bisa juga merujuk kepada "kucing besar" seperti singa, harimau, dan macan.
Kucing telah berbaur dengan kehidupan manusia paling tidak sejak 6.000 tahun SM, dari kerangka kucing di Pulau Siprus. Orang Mesir Kuno dari 3.500 SM telah menggunakan kucing untuk menjauhkan tikus atau hewan pengerat lain dari lumbung yang manyimpan hasil panen.
Saat ini, kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia. Kucing yang garis keturunannya tercatat secara resmi sebagai kucing trah atau galur murni (pure breed), seperti persia, siam, manx, sphinx. Kucing seperti ini biasanya dibiakkan di tempat pemeliharaan hewan resmi. Jumlah kucing ras hanyalah 1% dari seluruh kucing di dunia, sisanya adalah kucing dengan keturunan campuran seperti kucing liar atau kucing kampung.
Karakteristik
Kucing peliharaan atau kucing rumah adalah salah satu predator terhebat di dunia. Kucing ini dapat membunuh atau memakan beberapa ribu spesies— kucing besar biasanya kurang dari 100. Tetapi karena ukurannya yang kecil, kucing tidak begitu berbahaya bagi manusia— satu-satunya bahaya yang dapat timbul adalah kemungkinan terjadinya infeksi rabies akibat gigitan kucing dan juga cakaran dari kuku kucing yang sangat perih dan menyakitkan. Kucing dapat berakibat fatal bagi suatu ekosistem yang bukan tempat tinggal alaminya. Pada beberapa kasus, kucing berperan atau menyebabkan kepunahan. Kucing menyergap dan melumpuhkan mangsa dengan cara yang mirip dengan singa dan harimau — menggigit leher mangsa dengan gigi taring yang tajam sehingga melukai saraf tulang belakang atau menyebabkan mangsa kehabisan napas dengan merusak tenggorokan.
Kucing dianggap sebagai "karnivora yang sempurna" dengan gigi dan saluran pencernaan yang khusus. Gigi premolar dan molar pertama membentuk sepasang taring di setiap sisi mulut yang bekerja efektif seperti gunting untuk merobek daging. Meskipun ciri ini juga terdapat pada famili Canidae atau anjing, tapi ciri ini berkembang lebih baik pada kucing. Tidak seperti karnivora lain, kucing hampir tidak makan apapun yang mengandung tumbuhan. Beruang dan anjing kadang memakan buah, akar, atau madu sebagai suplemen jika ada sementara kucing hanya memakan daging, biasanya buruan segar. Dalam penangkaran, kucing tidak dapat diadaptasikan dengan diet vegetarian karena mereka tidak dapat mensintesis semua asam-asam amino yang mereka butuhkan hanya dengan memakan tumbuhan; berbeda dengan anjing peliharaan, yang sering diberi makan produk campuran daging dan sayuran dan kadang dapat beradaptasi dengan diet vegetarian secara total.
Meskipun memiliki reputasi sebagai hewan penyendiri, kucing biasanya dapat membentuk koloni liar tetapi tidak menyerang dalam kelompok seperti singa. Setiap kucing memiliki daerahnya sendiri (jantan yang aktif secara seksual memiliki daerah terbesar, sedang jantan steril memiliki daerah paling kecil) dan selalu terdapat daerah "netral" dimana para kucing dapat saling mengawasi atau bertemu tanpa adanya konflik teritorial atau agresi. Di luar daerah netral ini, penguasa daerah biasa akan mengejar kucing asing, diawali dengan menatap, mendesis, hingga menggeram, dan bila kucing asing itu tetap tinggal, biasanya akan terjadi perkelahian singkat. Kucing yang sedang berkelahi menegakkan rambut tubuh dan melengkungkan punggung agar mereka tampak lebih besar. Serangan biasanya terdiri dari tamparan di bagian wajah dan tubuh dengan kaki depan yang kadang disertai gigitan. Luka serius pada kucing akibat perkelahian jarang terjadi karena pihak yang kalah biasanya akan lari setelah mengalami beberapa luka di wajah. Jantan yang aktif biasanya sering terlibat banyak perkelahian sepanjang hidupnya. Hal ini tampak pada berbagai luka di bagian wajah, seperti hidung atau telinga. Kucing betina kadang juga terlibat perkelahian untuk melindungi anak-anaknya bahkan kucing steril pun akan mempertahankan daerah kecilnya dengan gigih.
Melihat dari perilaku kucing yang ada saat ini, kucing liar yang merupakan nenek moyang kucing peliharaan diperkiraan berevolusi pada iklim gurun. Kucing senang dengan suasana hangat dan sering tidur di bawah hangatnya sinar matahari. Kotorannya biasanya kering dan kucing lebih suka menguburnya di tempat berpasir. Kucing dapat mematung, tidak bergerak cukup lama terutama ketika sedang mengintai mangsa atau bersiap untuk "pounce". Di Afrika Utara masih ditemukan kucing liar yang mungkin berkerabat dekat dengan nenek moyang kucing peliharaan saat ini.
Karena memiliki kekerabatan yang dekat dengan binatang gurun, ketahanan kucing terhadap panas dan dinginnya iklim daerah subtropis agak terbatas. Kucing tidak tahan terhadap kabut, hujan, dan salju, meskipun ada beberapa jenis seperti Norwegian Forest Cat dan Maine Coon yang mampu bertahan; dan berusaha mempertahankan suhu tubuh normalnya, yaitu 39°C, dalam keadaan basah. Kebanyakan kucing tidak suka berendam dalam air, kecuali jenis Turkish Van.
Masa kehamilan atau gestasi pada kucing berkisar 63 hari. Anak kucing terlahir buta dan tuli. Mata mereka baru terbuka pada usia 8-10 hari. Anak kucing akan disapih oleh induknya pada usia 6-7 minggu dan kematangan seksual dicapai pada umur 10-15 bulan. Kucing dapat mengandung 4 janin sekaligus karena rahimnya memiliki bentuk yang khusus dengan 4 bagian yang berbeda.
Kucing biasanya memiliki berat badan antara 2,5 hingga 7 kilogram dan jarang melebihi 10 kg. Bila diberi makan berlebihan, kucing dapat mencapai berat badan 23 kg. Tapi kondisi ini amat tidak sehat bagi kucing dan harus dihindari. Dalam penangkaran, kucing dapat hidup selama 15 hingga 20 tahun, kucing tertua diketahui berusia 36 tahun. Kucing peliharaan yang tidak diperbolehkan keluar rumah dan disterilkan dapat hidup lebih lama (mengurangi risiko perkelahian dan kecelakaan). Kucing liar yang hidup di lingkungan urban modern hanya hidup selama 2 tahun atau bahkan kurang dari itu.
Kucing peliharaan yang tinggal di dalam rumah harus diberi kotak kotoran yang berisi pasir atau bahan khusus yang dijual di toko hewan peliharaan. Perlu juga disediakan tempat khusus bagi kucing untuk mencakar. Hal ini penting karena kucing memerlukan kegiatan mencakar ini untuk menanggalkan lapisan lama pada kukunya agar kukunya dapat tetap tajam dan terjaga kesehatannya. Tidak adanya tempat khusus ini akan menyebabkan kucing banyak merusak perabotan.
Sering kali kucing menunjukkan perilaku memilih makanan. Hal ini dikarenakan mereka memiliki organ pembau khusus di langit-langit mulutnya yang disebut sebagai organ vomeronasal atau organ Jacobson. Ketika organ ini terstimulasi oleh suatu jenis makanan tertentu, kucing akan menolak makanan selain makanan itu.
Kucing dapat melihat dalam cahaya yang amat terang. Mereka memiliki Selaput pelangi atau iris membentuk celah pada mata yang akan menyempit. Meskipun demikian, penyempitan ini juga mengurangi bidang pandang kucing. Suatu organ yang disebut tapetum lucidum digunakan dalam lingkungan dengan sedikit cahaya. Organ inilah yang menyebabkan warna-warni mata kucing ketika difoto dengan menggunakan blitz. Seperti kebanyakan predator, kedua mata kucing menghadap ke depan, menghasilkan persepsi jarak dan mengurangi besarnya bidang pandang. Mata kucing memiliki persepsi trikomatik yang lemah.
Ketika cahaya yang ada terlalu sedikit untuk melihat, kucing akan menggunakan "kumis" atau misainya (vibrissae) untuk membantunya menentukan arah dan menjadi alat indera tambahan. Misai dapat mendeteksi perubahan angin yang amat kecil, membuat kucing dapat mengetahui adanya benda-benda di sekitarnya tanpa melihat.
Kucing memiliki kelopak mata ketiga yang disebut membrana niktitans. Kelopak ketiga ini terdiri dari suatu lapisan tipis yang dapat menutupi mata dan nampak ketika mata kucing terbuka. Membran ini menutup sebagian ketika kucing sedang sakit. Kadang kucing yang amat mengantuk atau gembira juga memperlihatkan membran ini.
Suara kucing sering ditulis "meong" dalam bahasa Indonesia. Dalam bahasa Inggris yang digunakan di Amerika, suara kucing ditulis "meow". Di negara Inggris sendiri, penulisannya adalah "miaow", "miaow" dalam bahasa Perancis, "miau" dalam bahasa Jerman, "nya" dalam bahasa Jepang dan berbagai penulisan lain dalam berbagai bahasa. Suara "meong" kucing memiliki berbagai arti tergantung pengucapannya oleh si kucing. Kucing juga dapat mengeluarkan suara seperti dengkuran panjang yang sering disukai manusia. Karena suara ini bukan merupakan suara vokal, maka kucing dapat mengeluarkan suara dengkuran dan mengeong pada saat yang sama.
Umumnya semua daun telinga kucing tegak. Tidak seperti pada anjing, kucing dengan telinga terlipat amat jarang ditemukan. Jenis Scottish Fold adalah salah satu jenis kucing dengan mutasi genetik yang langka ini. Ketika marah atau takut, daun telinga kucing jenis ini akan tertekuk ke belakang sementara si kucing mengeluarkan suara menggeram atau mendesis. Ketika mendengarkan suatu suara, daun telinga kucing akan bergerak ke arah sumber suara; daun telinga kucing dapat mengarah ke depan, ke samping, bahkan seolah menoleh ke belakang.
Kucing termasuk hewan yang bersih. Mereka sering merawat diri dengan menjilati rambut mereka. Saliva atau air liur mereka adalah agen pembersih yang kuat, tapi dapat memicu alergi pada manusia. Kadang kala kucing memuntahkan hairball atau gulungan rambut yang terkumpul di dalam perut mereka.
Kucing menyimpan energi dengan cara tidur lebih sering ketimbang hewan lain. Lama tidur kucing bervariasi antara 12-16 jam per hari, dengan angka rata-rata 13-14 jam. Tetapi tidak jarang dijumpai kucing yang tidur selama 20 jam dalam satu hari.
Jenis-jenis kucing peliharaan
Ras
Jumlah jenis kucing ras di seluruh dunia amat banyak. Setiap ras memiliki ciri khusus, tapi karena sering terjadinya kawin silang antar ras, banyak kucing yang hanya dikelompokkan dalam jenis bulu panjang dan bulu pendek, tergantung jenis rambut penutup tubuhnya.
Ada banyak macam ras kucing, beberapa diantaranya :
- Manx
Sebagian orang menyebutnya Rumpy. Ekornya pendek, Warna bulunya cokelat dan lavender. Sifatnya setia, ramah dan pintar.
- Maine Coon
Asalnya dari Maine, AS, keturunan Angora dan American Shorthair. Sifatnya lucu, pemalu tapi mau, dan mudah akrab. Bulunya tipis, lembut, dan warnanya beragam.
- British Shorthair
Dikembangkan di Inggris. Kucing ini kalem, lembut, hangat, dan pintar. Warna bulunya ada yang polos (putih,hitam,biru,merah dan krem), dwiwarna, hitam pekat, belang.
- Burmese (Burma)
Kucing ini dibiakkan oleh Dr. Thompson (AS) dari kucing ratu wong mau (Burma) dan siam. Warna cokelat musang, warna lainnya biru, champagne, lifa, merah, cokelat, dan biru kura-kura. sifatnya periang dan lucu.
- Chinchilla longhair
Inilah kucing persia paling anggun. Nenek moyangnya dari Inggris. Ras ini dibagi dalam dua macam, yaitu chinchilla warna cerah (sejati) dan yang agak gelap (perak gradasi).
Macam warna
Kucing memiliki banyak warna dan macam pola. Ciri fisik ini tidak bergantung pada rasnya. Kucing rumahan dikelompokkan ke dalam jenis berikut berdasar penampakan fisiknya :
- bulu pendek
- bulu panjang
- oriental (bukan ras khusus, semua kucing yang bertubuh langsing, mata berbentuk almond, daun telinga lebar, dan rambut tubuh halus yang pendek)
Gen yang mengatur warna dan pola pada bulu kucing menentukan penampilan fisik dari kucing yang membedakan mereka ke dalam:
- Telon atau Calico
- putih dengan sedikit bercak warna hitam atau oranye (atau biru atau krem). Orang Jepang sering menyebut pola ini sebagai mi-ke. Karena gen warna bulu bertaut dengan kelamin, kucing Calico yang beraneka warna ini umumnya betina.
- Tortoiseshell
- hitam dengan warna oranye dan putih tersebar di seluruh tubuhnya. Kucing yang memiliki warna hitam, oranye terang, dan oranye gelap disebut sebagai Calimanco atau Clouded Tiger.
- Tabby
- bergaris dengan bermacam pola. Pola klasik pada kucing ini berbentuk bulatan-bulatan atau lingkaran. Tabby jenis mackerel mempunyai tiga garis yang tampak di samping tubuhnya, membuat kucing ini seperti ikan mackerel.
- Maltese
- nama lama dari kucing biru (abu-abu).
- Bicolor (dua warna)
- disebut juga Tuxedo cat atau Jellicle cat karena memiliki bulu berwarna hitam dengan sedikit warna putih pada bagian kaki, perut, dada, dan mungkin pula di bagian wajah.
Domestikasi
Seperti halnya hewan yang telah mengalami domestikasi (penjinakan), kucing hidup dalam hubungan mutualistik dengan manusia. Tapi sejarah mutualisme ini jauh lebih pendek dibandingkan dengan hewan domestikasi yang lain dan tingkat domestikasi kucing juga masih diperdebatkan. Karena keuntungan yang diperoleh dari adanya kucing, maka manusia membiarkan kucing liar berkeliaran di pemukiman. Nenek moyang kucing rumahan tidak terlalu dekat dengan pemiliknya, berbeda dengan hewan domestik yang lain. Sejarah inilah yang mungkin menyebabkan tidak adanya ikatan yang kuat yang dimiliki kucing pada pemiliknya. Akibatnya, kebanyakan pemilik kucing menganggap kucing adalah hewan yang tidak terlalu peduli dan mandiri. Namun, kucing dapat sangat dekat dengan pemiliknya, terutama jika ia dibesarkan sejak kecil dan sering mendapatkan perhatian.
Aspek budaya
Pada masa silam diyakini bahwa nenek moyang kucing adalah Miacis, binatang liar pada masa Eosen yang sosoknya mirip musang, kira-kira 50 juta tahun silam.
Catatan paling awal tentang usaha domestikasi kucing adalah sekitar tahun 4000 SM di Mesir, ketika kucing digunakan untuk menjaga toko bahan pangan dari serangan tikus. Namun, baru-baru ini dalam sebuah makan di Shillourokambos, Siprus, bertahun 7500 SM, ditemukan kerangka kucing yang dikuburkan bersama manusia. Karena tikus bukanlah hewan asli Siprus, hal ini menunjukkan bahwa paling tidak pada saat itu, telah terjadi usaha domestikasi kucing. Kerangka kucing yang ditemukan di Siprus ini mirip dengan spesies kucing liar yang merupakan nenek moyang kucing rumahan saat ini. [1] [2].
Pada tahun 1.800-an ditemukan suatu kuburan atau tepatnya "situs" berisikan 300.000 mumi kucing dalam keadaan masih utuh, yang menandakan dahulu kucing memang suatu hewan yang spesial. Orang Mesir kuno menganggap kucing sebagai penjelmaan Dewi Bast, juga dikenal sebagai Bastet atau Thet. Hukuman untuk membunuh kucing adalah mati, dan jika ada kucing yang mati kadang dimumikan seperti halnya manusia.
Di abad pertengahan, kucing sering dianggap berasosiasi dengan penyihir dan sering dibunuh dengan dibakar atau dilempar dari tempat tinggi. Beberapa ahli sejarah berpendapat bahwa takhyul seperti inilah yang menyebabkan wabah Black Death menyebar dengan cepat. Black Death diperkirakan merupakan sebuah wabah penyakit pes di Eropa pada abad ke-14. Cepatnya penyebaran wabah ini menyebabkan banyak orang waktu itu percaya bahwa setanlah yang menyebabkan penyakit tersebut. Pernyataan Paus menyebutkan bahwa kucing yang berkeliaran dengan bebas telah bersekutu dengan setan. Karena pernyataan ini, banyak kucing dibunuh di Eropa pada saat itu. Penurunan jumlah populasi kucing menyebabkan meningkatnya jumlah tikus, hewan pembawa penyakit pes yang sesungguhnya.
Saat ini, orang masih percaya bahwa kucing hitam adalah pembawa sial sementara ada yang percaya bahwa kucing hitam justru membawa keberuntungan. Kucing juga masih diasosiasikan dengan sihir. Kucing hitam sering diasosiasikan dengan Halloween. Penganut wicca dan neopaganisme yang lain mempercayai bahwa kucing sebenarnya baik, mampu berhubungan dengan dunia lain, dan dapat merasakan adanya roh jahat.
Di Asia, kucing termasuk ke dalam salah satu zodiak Vietnam. Namun kucing tidak termasuk ke dalam zodiak Tionghoa. Menurut legenda, ketika Raja Langit mengadakan pesta untuk hewan yang akan dipilih menjadi zodiak, ia mengutus tikus untuk mengundang hewan-hewan yang telah dipilihnya. Bagian cerita ini dikisahkan dalam berbagai versi, tikus lupa untuk mengundang kucing, tikus menipu kucing mengenai hari pesta, dan berbagai variasi lainnya. Pada akhirnya kucing tidak hadir dalam pesta itu, tidak terpilih menjadi hewan zodiak, sehingga memiliki dendam kesumat pada tikus.
Dalam syariat Islam, seorang muslim diperintahkan untuk tidak menyakiti atau bahkan membunuh kucing, berdasarkan hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari kisah Abdullah bin Umar[3] dan Abu Hurairah.[4]
Hukum menjual dan membeli kucing pun dalam syariat Islam adalah haram hukumnya berdasarkan dalil hadits Nabi Muhammad dan kaidah fiqih (al-qawa’id al-kulliyah). Dalil hadits Muhammad, diriwayatkan dari sahabat Jabir bin Abdillah bahwasanya sang Nabi telah melarang memakan kucing dan melarang pula memakan harga kucing.[5] Hadits Muhammad itu menjadi dalil haramnya memakan kucing dan memperjual-belikan kucing. Jadi Umat Islam diharamkan untuk memperdagangkan kucing sebagaimana mereka diharamkan memakan daging kucing.[6]
Selasa, 07 Juni 2011
blogger awam :D
gue blogger yang masih sngat awam , yang berawal dari tugas guru untuk ngebuat blog,*huhu*
yang dulu gue nganggep buat apa coba bikin blog, g penting, dan mnurut gue ga ada hubungannya sma sekali ama pelajaran sekolah,*lgian gue juga jarang nge-net*daan sekarang gue baru ngerasain manfaatnya punya blog,*walaupun baru sdikit,dan masih amatir bnget maininnya :D* , jadi ga cman bisa mainin fb dwang deh hehe *jd ga gaptek gaptek amat laah , :DD*
dan blog percobaan gue ini ,gue isi sma dokumen hasil puisi-puisi gue, mdah mudahan aja g ngebosenin yaahh :))
Rabu, 01 Juni 2011
Hilang
Tertutup sudah pintu maaf untukku
Yang pernah dibuka waktu untuk kesalahanku
Hanyut dalam kegelapan diriku
Yang dulu buta akan nafsu
Diriku ….
Kini adalah kumpulan prilaku potensi dosa ,
Kebencian telah menghantui ku …
Menggrogoti kepercayaan mereka pada ku …
Kini ….
Ku coba gapai cahaya itu … ,
Ku coba gapai kata maaf itu ..,
Hilangkan kebencian yang menusuk ku …. ,
Tapi cahaya itu terlalu jauh tuk ku gapai !!!
Hingga akhirnya aku terpuruk dalam kegelapan ,
Dan …. Terkubur bersama kebencian mereka !!
Ya Rabb …..
Serukan pada dunia …. ,
Beritahu pada mereka semua … ,
Bahwa ku ingin dan mencoba gapai cahayaMu
Agar mereka tahu …
Agar mereka menerima kegelapan yang pernah membelengguku …
Sebab kini ….
Ku merasa ini tak adil ,
Hidup di antara banyaknya cemo’oh dan kucilan … ,
Tuntunlah ,
Berikanlah semangat dan kasihMu dalam anganku …
Amiieeenn ….
by TriYul
Yang pernah dibuka waktu untuk kesalahanku
Hanyut dalam kegelapan diriku
Yang dulu buta akan nafsu
Diriku ….
Kini adalah kumpulan prilaku potensi dosa ,
Kebencian telah menghantui ku …
Menggrogoti kepercayaan mereka pada ku …
Kini ….
Ku coba gapai cahaya itu … ,
Ku coba gapai kata maaf itu ..,
Hilangkan kebencian yang menusuk ku …. ,
Tapi cahaya itu terlalu jauh tuk ku gapai !!!
Hingga akhirnya aku terpuruk dalam kegelapan ,
Dan …. Terkubur bersama kebencian mereka !!
Ya Rabb …..
Serukan pada dunia …. ,
Beritahu pada mereka semua … ,
Bahwa ku ingin dan mencoba gapai cahayaMu
Agar mereka tahu …
Agar mereka menerima kegelapan yang pernah membelengguku …
Sebab kini ….
Ku merasa ini tak adil ,
Hidup di antara banyaknya cemo’oh dan kucilan … ,
Tuntunlah ,
Berikanlah semangat dan kasihMu dalam anganku …
Amiieeenn ….
by TriYul
Langganan:
Postingan (Atom)




